Penggemarku

Senin, 08 Juli 2019

Kembangkan kreatifitas, Remaja Masjid GEMMA membuat loka karya

Setiap manusia pasi memiliki potensi sebagaimana firman Allah dalam surat Asy-Syam, dan setiap potensi tersebut harus dikembangkan.Begitu banyak jika kita berbicara tentang tempat pengembangan bakat dan minat remaja. Salah satunya adalah remaja masjid. Ada sebagian orang yang menganggap bahwa kegiatan di remaja masjid hanya sebatas mengaji dan program agama. Lebih dari itu gerakan remaja masjid Assa'adah Aua Kuniang ( GEMMA ) menangkal anggapan demikian degan mengembangkan kegiatan remaja masjid salah satunya dengan membuat loka karya yang berada dibawah bidang keputrian.
Ketua GEMMA, Muhammad Zaky mengungkapkan bahwa setiap manusia itu memiliki potensi dan salah satunya adalah potensi dalam hal seni dan karya. Maka dari itu kami mengembangkan program dengan kegiatan loka karya bagi anggota remaja masjid GEMMA. Melalui kegiatan ini kita dapat menjadi alat bagi anggota untuk mengerahkan potens dan bakatnya di bidang seni dan karya.
Ketua bidang Keputrian GEMMA Vinda Dwi Ananda juga mengungkapkan bahwa dengan kegiatan ini rekan-rekan remaja masjid dapat menyalurkan minat dan bakat remaja. "Kegiatan pembuatan loka karya ini juga membuktikan bahwa di remaja masjid kita juga dapat berkarya serta anak-anak remaja tidak hanya mendapatkan materi keagamaan juga disini remaja masjid bisa membuktikan bahwa kita juga memiliki potensi" ungkap Vinda.
Berbagai karya yang dibuat oleh remaja masjid GEMMA yaitu gantungan kunci dengan bahan dasar kain planel, lampu hias dengan balon, serta pembuatan lampu hias dengan tempurung kelapa.
Kegiatan ini juga mendapatkan sambutan positif dari masyarakat dibuktikan dengan adanya permintaan masyarakat terhadap karya gemma untuk dimiliki olehnya. MZ

Sabtu, 29 Juni 2019

Bekerja sama dengan Polres Payakumbuh GEMMA adakan penyuluhan tentang Kenakalan Remaja

     
         Dalam meningkatkan kerjasama antara Polres Payakumbuh dan Gerakan Remaja Masjid Assa'adah  ( GEMMA ) Kanagarian Aua Kuniang kedua pihak mengadakan acara penyuluhan dari SAT BIMAS Polres Payakumbuh dengan tema Peran Generasi Muda dalam Mengantisipasi Kenakalan Remaja di Masjid Assa'adah pada tanggal 29 Juni 2019. Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah SawahPadang Aua Kuniang, LPM, RT RW, jamaah masjid dan Anggota remaja Masjid GEMMA
          Dalam sambutannya Ketua GEMMA Muhammad Zaky mengucapkan terima kasih atas kehadiraan bapak dan ibuk dari polres payakumbuh yaitu SAT BIMAS polres Payakumbuh yang telah hadir dan mau bergabung denga remaja dan masyarakat untuk memberikan penyuluhan pada malam hari ini. Dalam kesempatan ini zaky juga mengungkapkan beberapa upaya remaja masjid dalam menggali potensi remaja melalui kegiatan di remaja masjid. Adapun kegiatan yang terdapat di remaja masjid Aua Kuning yaitu Kajian remaja setiap malam minggu pelatihan dan seni, kewirausahaan, kolam ikan remaja dan keolahragaan.
          Dalam sambutannnya Bapak LPM kelurahan Sawahadang Aua Kuniang Khatib Nasril juga mengungkapkan bahwa masyarakat terus mendorong kegiatan pemuda bahkan akan mencarikan solusi jika kegiatan remaja memiiki kendala, baik materi ataupun non materi. LPM juga mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan di remaja masjid Aua Kuniang yang terus berupaya mengajak remaja untuk melaksanakan hal yag positif.
         Dalam sabutannya juga lurah kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang Novri mengungkapkan akan terus mendorong setiap kegiatan yang ada di remaja masjid dan berharap remaja terus meningkatkan kegiatan di remaja masjid untuk kedepannya
        Setelah kata sambutan dari berbagai lapisan, Polres Payakumbuh melakukan penyuluhan di hadapan jamaah yang hadir. Dalam presentasinya AIPDA Efni Maiza menjelaskan beberapa permasalan remaja yaitu geng motor, pergaulan bebas, kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.
          Dalam presentasinya AIBDA Efni juga menjelaskan bagaimana upaya kita dalam mengntisipasi beberapa pekat diatas yaitu diantaranya kegiatan kegiatan positif, membangun hubungan harmonis dlam keluarga dan peningkatan iman dan takwa.
Dalam paparannya juga dibutuhkan kerja sama dari pihak terkait seperti lurah, RT RW, anggota masyarakat dan pihak keluarga.
        Narasumber kedua pada penyuluhan ini adalah Aiptu Jhon Hardi dalam paparannya beliau mengungkap berbagai macam tentang narkoba dan penyalahgunaan narkoba, baik dari segi hukum, peraturan-peraturan daerah yang menyangkut narkoba. Tak kalah pentingnya bapak Jhon Hardi juga membahas lem, karena untuk sama-sama kita ketahui bhwa lem adalah salah satu jenis narkoba yag sering kita jumpai. Beberapa akibat yang dapat teradi akibat lem ini adalah rusaknya saraf, penyakit jantung, paru-paru dan hati.
Beliau menghimbau kepada generasi muda untuk jangn coba-coba narkoba, terlebih mengenai lem tersebut. Beliau jugameminta seluruh lapisan masyaraat untuk memperhatikan generasi muda dalam penyalahgunaan narkoba.
Acara ini berlangsung sangat hikmat dan ditutup dengan foto bersama.

Selasa, 04 Juni 2019

Walaupun jalan kaki, Takbiran Remaja Masjid GEMMA tetap Meriah

 

    Dalam rangka menyambut hari raya idul fitri 1440 H Gerakan Remaja Masjid Assa'adah Kanagarian Aua Kuniang  GEMMA mengadakan acara takbiran keliling kampung. Walaupun sorenya hari hujan namun semangat anggota remaja Masjid tak kalah luar biasanya, walaupun sebelumnya direncanakan dengan mobil, namun karena hal lain kegiatan digantikan dengan jalan kaki semua anggota GEMMA.
     Kegiatan ini juga mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat dilihat dari banyaknya masyarakat yang ikut menyaksikan takbiran keliling remaja masjid Assa'adah dan ada juga yang ikut bergabung dengan barisan remaja Masjid. Acara ini diikuti kurang lebih 50 orang, Anggota GEMMA mulai dari Remaja, anak anak dan orang tua yang mensupport kegiatan ini
          Ketua GEMMA Muhammad Zaky mengatakan, " saya berterima kasih kepada semua kawan-kawan remaja masjid yang telah semangat dalam kegiatan takbiran tahun ini, meskipun berjalan kaki, namun semangat kawan kawan begitu luar biasa, selain bertakbiran acara ini juga merupakan silaturahmi antar anggota GEMMA, apalagi menjelang Idul Fitri 1440 H"
         Dalam kesempatan yang sama pembimbing GEMMA mamak Zainal Sawir mengatakan " kami mewakili masyarakat sangat mensupport kegiatan remaja masjid dalam menyambut kegiatan takbiran ini, semoga GEMMA selalu kompak dan bisa terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat".
        Ketua pengurus masjid Assa'adah, H Masri Leo juga mengatakan bahwa program ini juga merupakan bagian dari syiar Islam, kita berharap kegiatan ini dapat berlanjut hingga tahun berikutnya. Kami juga selalu mendukung semua kegiatan yang diadakan oleh GEMMA.
          Dalam pendapat yang sama Bapak lurah Sawahpadang Novri, SE Aua Kuniang juga berpendapat bahwa GEMMA telah bekerja untuk masyarakat dibuktikan dengan program program yang dibuat oleh GEMMA, kami sangat mendukung semua program remaja Masjid, dan kami siap untuk melayani semua apa yang dibutuhkan oleh Remaja Masjid.
         Kegiatan ini berakHir pada jam 22.30 di Masjid Assa'adah Kanagarian Aua Kuniang. Kegiatan ini dilanjutkan dengan takbiran di Masjid dan makan bersama oleh pengurus dan Anggota Remaja Masjid Assa'adah Kanagarian Aua Kuniang.Terakhir kami pengurus dan anggota GEMMA mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin Mohon maaf lahir dan Bathin, selamat hari raya Idul Fitri 1440 H.

Sabtu, 27 April 2019

Menjelang Bulan Suci Ramadhan GEMMA dan KUA Payakumbuh Selatan serta masyarakat gelar Kegiatan Thaharah Masjid


Menjelang memasuki bulan suci Ramadhan  Kemenag Kota Payakumbuh dalam hal ini adalah Kantor Urusan Agama Kecamatan Payakumbuh Selatan Bersama Gerakan Remaja Masjid Assa’adah Kanagarian Aua Kuniang beserta seluruh masyarakat dan Jamaah Masjid Assa'adah Aua Kuniang Mengadakan kegiatan bersih masjid atau Thaharah Masjid di Masjid Assa’adah Kanagarian Aua kuniang pada tanggal 27 April 2019. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Keepala KUA kecamatan Payakumbuh Selatan Bapak M Israk. Acara bersih masjid ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Payakumbuh YB. Datuak Parmato Alam, ketua KAN Bujang M.Nur dan Staf Kemenag Kota Payakumbuh.
Kefiatan ini bertujuan agar dalam memasuki bulan suci ramadhan ini semua masjid di Kota Payakumbuh dalam keadaan bersih dan sehat  Agar para Jemaah nyaman dalan melaksanakan kegiatan dan sholat di Masjid terlebih dalam hal memasuki bulan Suci Ramadhan
Dalam hal ini Gerakan Remaja Masjid Assa’adah Aua kuniang juga ikut hadir dan berpartisipasi dalam hal kegiatan thaharah masjid ini. Sebagaimana dalam misinya GEMMA juga memiliki kegiatan dalam hal bersih masjid dan Mushalla. Ketua GEMMA Muhammad Zaky mengatakan “Kami di Gemma juga memiliki program kegiatan bersih masjid dan mushalla, jadi kegiatan ini sangat kami apresiasi dari pemerintah kota dan KUA payakumbuh selatan untuk bisa hadir di masjid Assa’adah ini, kami juga berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut bagi Pemerintah Kota dan KUA Payakumbuh Selatan agar tercapai bersih masjid Se Kota Payakbumbuh, dan kami di GEMMA juga siap dalam kegiatan ini jika nanti dibutuhkan oleh Kota Payakumbuh”
Kegiatan ini berlangsung dari pagi dan diakhiri dengan sholat Zuhur Berjamah. Kegiatan yang dilaksanakan seperti pembersihan ruangaan dalam masjid, perbersihan kaca dan jendela masjid, pagar masjid serta pembersihan halaman masjid Assa’adah Kenagarian Aua Kuniang. Kebersamaan cukup terasa dalam kegiatan ini. Semua saling merangkul dalam bekerja agar pekerjaan cepat selesai san sesuai dengan apa yang diharapkan. Disamping itu adanya inisiatif dari masyarakat untuk bersedekah makanan dan minuman ke mesjid untuk semua yang bekerja pada hari itu. Ini tentu saja nilai kebersamaan yang harus kita jaga dalam kegidupan bermasyarakat.
Kedepannya penulis berharap agar kita semua khusunya warga dan Jamah Masjid Assa’adah Aua Kuniang agar selalu menjaga kebersihan masjid kita agar tercapainya khusyuk dalam beribadah. Meminjam slogan Masjid bersih jamaah sehat itulah tujuan kita bersama. Semoga semangat menyambut bulan suci ramadhan yang penuh barokah ini, kerja kita dibalasi oleh Allah dengan pahala dan kita semua selalu sehat dan bisa sampai pada Bulan Suci Ramadhan 1440 H / 2019 M.
MZ

Senin, 22 April 2019

Pesta telah Usai, Saatnya Bebenah Membangun Negeri dengan Saling Merangkul bukan Memukul

Rakyat Indonesia baru saja selesai dalam pelaksanaan demokrasi yang digelar setiap 5 tahun sekali. Pesta besar ini digelar serentak di seluruh Indonesia dan bagi rakyat indonesia yang berada di luar negeri. Pesta yang diadakan tanggal 17 April 2019 ini masih banyak memiliki catatan dalam pelaksanaannya. Mengapa tidak  demokrasi tersulit dan terbesar di dunia ini, tentu saja memiliki plus minus.
Dimulai dari pendataan dafta pemilih yang juga memerlukan waktu yang begitu lama serta berbagai hambatan yang ditemukan di lapangan seperti tidak cocoknya data dengan pemilih serta banyak ditemukan data ganda , meninggal dunia juga tidak adanya informasi tentang calon pemilih tersebut. Kpu RI telah membuat pasukan coklat untuk mendata para pemilih, petugas ini tersebar diseluruh desa di Indonesia.
Setelah semu data pemiih selesai tahap selanjutnya adalah pendaftaran partai peserta pemilu serta para calon legislatif yang diusung oleh partai tersebut. Pada tahap ini tak juga kalah sengitnya, bahkan sampai ke tingkat MK dalam mengadakan banding karena KPU tidak meloloskannya sebagai peserta pemilu tahun 2019. Sampai pada akhirnya KPU meloloskan 20 partai politik yaitu 16 partai skala nasional dan 4 partai lokal Aceh.
Kesempatan kepada peserta pemilu untuk berkampanye. Kampanye adalah salah satu cara peserta pemilu dalam memperkenalkan dirinya kepada pemilih dengan berbagai bujukan agar rakyat tertarik untuk memilih mereka maupun partainya agar bisa memenangkan ajang 5 tahunan ini. Tak jarang juga peserta pemilu memakai berbagai cara untuk  menarik hati pemilih mulai dari yang wajar sampai kepada yang dilarang oleh bawaslu seperti money politik, penyebaran berita hoaks dan Alat peraga kampanye yang tidak sesuai dengan aturan KPU dan Bawaslu. Diantara pelanggaran itu, berita hoaks yang paling rawan dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia baik menyerang partai politik maupun menyerang pribadi seseorang sekalipun. Disini saya sangat apresiasi kepada Bawaslu yang telah menindak tegas bagiPeserta yang melanggar aturan KPU dalam pesta demokrasi.
Selain dari partai politik, di Indonesia juga mengadakan pemilihan presiden dan wakil presiden, yang tentu saja ini lebih besar mengambil animo masyarakat indonesia. Dalam pemilihan presiden hanya terdiri dari 2 pasangan calon. Hal ini tak ayal membuat bangsa indonesia seakan terbelah menjadi 2 Kubu. Tak jarang istilah-istilah yang Kurang baik keluar dari mulut politisi yaitu cebong dan kampret. ini tentu saja menambah tensi politik di Indonesia baik bagi pasangan calon, tim sukses, partai pendukung dan simpatisan.
Pemilihan presiden yang hanya terdiri dari 2 calon ini pula menjadikan pilpres seakan dalam pertarungan final dalam sebuah pertandingan.
Kini Gelaran pesta telah usai, sudah saatnya kita rakyat Indonesia kembali merangkul bukan semakin memukul dalam membangun bangsa Indonesia. Menatap kedepan untuk bangsa. Demokrasi bukan pemecah tetapi demokrasi, ajang pencarian pemimpin dan wakil rakyat terbaik Untuk negeri. Kami sebagai rakyat hanya bisa berharap kepada para pemimpin yang terpilih agar semakin memperhatikan rakyat dan bisa selalu mengeluarkan kebijakan - kebijakan yang Berpihak kepada rakyat bukan kepada kepentingan pribadi atau golongan. Hal ini karena demokrasi dilaksanakan untuk mencari pembangun bangsa bukan pembangun diri semata. MZ

Rabu, 20 Maret 2019

Bangkitkan jiwa Usaha dan Mandiri Remaja, Remaja Masjid GEMMA miliki kolam ikan



Jika kita mendengar kata remaja masjid, yang terpikir oleh kita adalah pemuda pemudi atau remaja yang mengaji di mesjid yang sibuk dengan Al Qur'an atau kegiatan dakwah lainnya.
Tetapi remaja masjid GEMMA Assa'adah Aua Kuniang Payakumbuh terus mengembangkan program remaja masjidnya dengan berbagai program salah satunya dalam rangka membentuk generasi yang gemar berusaha dan mandiri GEMMA memiliki kolam ikan yang nantinya akan dikelola secara kelompok oleh remaja masjid sendiri. Sore hari tepatnya Rabu 20 Maret 2019 bersama Lurah SawahPadang Aua Kuniang, tokoh masyarakat, pengurus serta anggota GEMMA melepas benih ikan ke kolam yang bertempat di kelurahan SAPAKU sendiri.
Dalam hal ini Lurah SawahPadang Bapak Novri, SE mengungkapkan semoga GEMMA terus bersemangat dalam mengembangkan program-programnya dan menjadi remaja-remaja yang mandiri dan kreatif.
Di waktu yang sama mamak kami sekaligus pembimbing GEMMA, mamak Zainal Sawir mengungkapkan semoga GEMMA semakin kreatif, bekerja sama, dan Inovatif. Semoga dengan hadirnya Gemma dapat menjadi inspirasi tempat berkumpulnya para remaja di Kelurahan SawahPadang Aua Kuniang dalam menyatukan ide-ide kreatif dalam membangun kampung dan tidak lupa untuk selalu berkoordinasi dan bekerja sama dengan bapak-bapak dan ibuk-ibuk kita umumnya masyarakat kita ini .
Terakhir Ketua GEMMA, Muhammad Zaky mengungkapkan dengan hadirnya kolam ikan bagi remaja masjid kita, semoga GEMMA semakin jaya untuk kedepannya, dan melatih generasi muda dalam usaha dan kerja sama. Satu pekerjaan tidak akan dapat dilakukan oleh seorang ketua akan tetapi walaupun banyak program akan dapat kita kerjakan dengan modal kerja sama.
Disamping itu, " kami selaku ketua mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh donatur GEMMA dalam rangka menciptakan kolam ikan Gemma ini. Semoga Allah menjadikan amal jariah bagi bapak dan ibuk kami yang telah membantu " ungkap Zaky

Rabu, 13 Maret 2019

Menjelang Setahun Setelah Mati Suri, Remaja Masjid Assa'adah GEMMA Terus Berbenah dan Berkarya

Menjelang 1 tahun setelah bangun dari tidurnya. Gerakan Remaja Masjid Assa'adah (GEMMA) Kelurahan SawahPadang Aua Kuniang  terus berbenah baik dalam hal struktur keorganisasian dan administrasi, program, gagasan, sosial kemanusian dan persaudaraan.
GEMMA dalam program struktur keorganisasiaannya terus berupaya dalam kelengkapan struktural kelompok. Kesuksesan atas upaya ini adalah dengan dikeluarkan SK kepengurusan Gerakan Remaja Masjid Assa'adah Kelurahan SawahPadang Aua Kuniang, yang ditandatangani langsung oleh Lurah Kelurahan SawahPadang Aua Kuniang. Telah didapatnya SK dari lurah ini berarti menambah menguatkan posisi GEMMA di tengah-tengah masyarakat dalam hal organisasi keislaman.
Dalam hal kelengkapan administrasi pengurus GEMMA juga berupaya dalam hal melengkapi data keanggotaan GEMMA  dengan cara membagikan biodara kepada setiap anggota. Hal ini dimaksudkan untuk melihat diri pribadi masing-masing anggota.
Untuk administrasi kegiatan, setiap kegiatan diupayakan selalu ada bukti tertulis maupun dokumentasi yang dibuat oleh sekretaris dan tidak terlepas dari koordinator ketua remaja masjid.
Dalam hal program Gerakan Remaja Masjid Assa'adah Kelurahan SawahPadang Aua Kuniang terus mengembangkan program yang dapat dihadirkan untuk menggali potensi yang ada pada generasi muda khususnya generasi muda di Kelurahan SawahPadang Aua Kuniang.
Muhammad Zaky selaku ketua dari GEMMA bersama pengurus dan anggota telah berupaya merancang kegiatan di GEMMA diluar hari besar Islam diantaranya,
Pertama kegiatan dakwah dan diskusi remaja, kegiatan ini diprogramkan setiap malam minggu yang di tempatkan di Masjid Assa'adah Aua Kuniang sebagai sentral kegiatan, Mushalla Ath Thaibah Talago SawahPadang Aua Kuniang, Mushalla Darussalam SawahPadang Aua Kuniang.
Menurut Zaky, kegiatan ini  dimaksudlan untuk memberikan materi keagamaan kepada generasi muda, agar remaja mengenal Islam dan hal-hal yang berkenan  keagamaan khusunya masalah generasi muda Islam. Setelah kajian Islam remaja masjid GEMMA juga melakukan kegiatan diskusi remaja tentang wawasan keislaman dan dunia remaja.
Kedua, Kegiatan Bakti Sosial. Dalam rangka membangun solidaritas dan rasa kekeluargaan baik antar anggota gemma secara khusus dan Masyarakat secara umumnya GEMMA melakukan kegiatan berupa kerja bakti dalam sebulan sekali baik di lungkungan masjid atau mushalla, posko atau sekrerariat GEMMA begitu juga di lingkungan masyarakat. Kemudian kegiatann sosial yang dilakukan oleh GEMMA adalah melakukan kegiatan takziah dan menjenguk orang sakit khusus bagi remaja masjid GEMMA, disamping tidak menghambat bersama dengan masyarakat.
Ketiga, dalam hal Pendidikan dan pelatihan.
GEMMA dalam hal ini bidang dakwah dan pendidikan sedang berupaya untuk menciptakan Perpustakaan Remaja Masjid Assa'adah dalam rangka menciptakan remaja yang rajin membaca, cerdas dan berwawasan luas. Kemudian, khusus bidang keputrian juga mengadakan pelatihan khusus keputrian yaitu pelatihan membuat rajutan dari banang wol.
Dalam rangka menciptakan generasi muda yang yang kuat, GEMMA juga mengadakan program keolahragaan seperti sepak bola, marathon dan lain-lain.
Terakhir dalam rangka menciptakan remaja yang gemar dan memiliki jiwa usaha, baru-baru ini GEMMA, memiliki sebuah kolam ikan yang mana nantinya hasil dari pengadaan kolam ini dapat menambah pemasukan dalam rangka pengembangan program GEMMA kedepan.
Kami selaku pengurus GEMMA, selalu meminta suport, arahan dan motivasi kepada Lurah,LPM dan Masyarakat pada umumnya agar bendera GEMMA dapat terus berkibar. (MZ)

Sekolah Kuttab Tarbawi Payakumbuh, Menyatukan Value dan Knowledge

Pada hakikatnya pendidikan itu ada 2 hal yang harus ditanamkan pada peserta didik. Transfer of knowledge dan transfer of value. Transfer ...